Abstract
Strategi proses bisnis yang dinilai efektif dalam penerapan SCM (Supply Chain Management) adalah penggunaan metode perencanaan kolaboratif, peramalan dan pengisian ulang atau CPFR (Collaborative Planning, Forecasting, And Replenishment) dimana produsen, distributor, dan pengecer bekerjasama untuk merencanakan, meramalkan, dan mengisi kembali produk yang dijual di pasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses penyusunan peramalan kolaboratif antara mitra rantai pasok (Supply Chain) dengan mengacu pada alur kerja model CPFR dalam bisnis manufaktur skala mikro dan menemukan metode peramalan yang dinilai paling efektif dan efisien yang dapat digunakan sebagai dasar pembuatan keputusan dalam perencanaan dan pengendalian produksi sepanjang rantai pasok. Analisis peramalan menggunakan model time series dengan 3 metode yaitu Moving Averages dengan periode waktu 4 bulanan, Trend Projection metode exponential smooting dengan α = 0.1, α = 0.5, α = 0.9 dan Linier Regression (Least Squares). Hasil analisis menunjukkan bahwa metode Linier Regression (Least Squares) merupakan metode yang paling efektif yang dapat digunakan sebagai dasar pembuatan keputusan dalam perencanaan dan pengendalian produksi sepanjang rantai pasok. Kata Kunci: Peramalan Permintaan, Perencanaan dan Pengendalian Produksi, Metode Time Series, Model CPFR
Cite
CITATION STYLE
Saptaria, L. (2017). ANALISIS PERAMALAN PERMINTAAN PRODUK NATA DE COCO UNTUK MENDUKUNG PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN PRODUKSI DALAM SUPPLY CHAIN DENGAN MODEL CPFR (COLLABORATIVE PLANNING, FORECASTING, AND REPLENISHMENT). JURNAL NUSANTARA APLIKASI MANAJEMEN BISNIS, 2(2), 130. https://doi.org/10.29407/nusamba.v2i2.924
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.