Abstract
Dalam berita, fakta-fakta yang disajikan media merupakan realitas tangan kedua atau second hand reality, sehingga rentan akan intervensi agenda suatu media dan pada akhirnya memisahkan proses rekonstruksi fakta dengan prosedur jurnalistik, salah satunya prinsip objektivitas. Sebagai media massa dengan pandangan Islam supremasi, Eramuslim.com kerap mewacanakan sentimen agama melalui pemberitaannya, khususnya terhadap agama dan umat Kristen. Eramuslim.com bahkan sempat diblokir Kemkominfo pada Maret 2015 dan Januari 2016, lantaran dianggap sebagai situs penggerak paham radikalisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan menggambarkan tingkat objektivitas pemberitaan Eramuslim.com ketika melaporkan isu-isu terkait agama dan umat Kristen. Penelitian ini berlandaskan teori agenda setting, dan konsep objektivitas media. Penelitian berdasarkan pendekatan kuantitatif, bersifat deskriptif dengan metode analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan, rendahnya tingkat objektivitas pemberitaan terkait agama dan umat Kristen yang dipublikasikan Eramuslim.com selama 28 Januari 2016 sampai 24 Mei 2021. Dari 169 berita yang diteliti, hanya 3 berita atau 1,8% berita memenuhi prinsip objektivitas.
Cite
CITATION STYLE
Khusnulkhatimah, S. (2022). RENDAHNYA TINGKAT OBJEKTIVITAS PEMBERITAAN SEPUTAR AGAMA DAN UMAT KRISTEN PADA ERAMUSLIM.COM. JRK (Jurnal Riset Komunikasi), 13(1), 94. https://doi.org/10.31506/jrk.v13i1.15516
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.