STRATEGI PEMASARAN DAYA TARIK WISATA JATILUWIH, TABANAN, BALI PADA ERA NEW NORMAL

  • Paradina D
  • Mahadewi N
  • Wiarti L
N/ACitations
Citations of this article
104Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Salah satu daya tarik wisata di Bali yaitu daya tarik wisata Jatiluwih yang terletak di kabupaten Tabanan, Bali terkena dampak wabah virus corona sedang kembali bangkit dengan menerapkan strategi pemasaran yang tepat agar wisatawan mau berkunjung kembali ke Jatiluwih. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisa tantangan yang dihadapi daya tarik wisata Jatiluwih dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan pada era new normal, menganalisa penerapan strategi pemasaran daya tarik wisata Jatiluwih pada era new normal, serta menentukan strategi pemasaran yang tepat melalui analisis SWOT dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan pada era new normal. Peneliti menggunakan deskriptif kualitatif sebagai desain penelitian untuk mengumpulkan data. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Informan yang digunakan pada penelitian ini adalah karyawan manajemen operasional pengelolaan daya tarik wisata Jatiluwih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukannya tantangan yang sedang dihadapi oleh DTW Jatiluwih dan menerapkan strategi pemasaran yang diterapkan pada masa era new normal. Hasil analisis SWOT yang paling efektif adalah strategi S-O yaitu: Jatiluwih merupakan warisan budaya dunia yang telah diakui UNESCO sehingga dapat menjadi peluang bagi DTW Jatiluwih untuk memasarkan produk yang dimiliki.

Cite

CITATION STYLE

APA

Paradina, D., Mahadewi, N. M. E., & Wiarti, L. Y. (2021). STRATEGI PEMASARAN DAYA TARIK WISATA JATILUWIH, TABANAN, BALI PADA ERA NEW NORMAL. Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP), 4(1), 13. https://doi.org/10.31314/tulip.4.1.13-22.2021

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free