Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh permintaan e-money terhadap pendapatan per kapita dalam jangka panjang dan jangka pendek di Indonesia. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan dengan data sekunder dan waktu pengamatan tahun 2013:Q1 - 2017:Q4. Data diperoleh dari data publikasi Bank Indonesia serta Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia. Teknik analisis data menggunakan Error Correction Model (ECM). Hasil analisis menunjukkan bahwa dalam jangka panjang pendapatan per kapita berpengaruh positif dan signifikan terhadap permintaan e-money. Dalam jangka pendek pendapatan per kapita berpengaruh positif dan tidak signifikan permintaan e-money. Implikasi dari kesimpulan di atas yaitu pertama, pemerintah perlu melakukan sosialisasi program Bantuan Langsung Non-Tunai agar seluruh masyarakat mulai mengenal instrumen non-tunai. Kedua, Bank Indonesia perlu memperhatikan sistem interkoneksi mesin reader serta memperhatikan banyaknya uang kartal yang beredar agar dapat terwujudnya less cash society.
Cite
CITATION STYLE
Ghozali, M., & Pambudi, T. (2018). Pengaruh Permintaan e-Money terhadap Pendapatan per Kapita di Indonesia. Al-Amwal : Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syari’ah, 10(2), 185. https://doi.org/10.24235/amwal.v10i2.3358
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.