Abstract
Keluarga merupakan pijakan pertama dalam perkembangan kehidupan manusia, melalui keluarga manusis mengenal berbagai pengertahuan dan dapat mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki. Pada prinsipnya, setiap manusia secara fitrah sudah dibekali potensi baik, maka melalui keluargalah segala pontesi itu dapat distimulus untuk mewujudkan sumberdaya yang berkualitas. Pendidikan dalam keluarga yang responsif gender sangat diutamakan dalam pendidikan keluarga,dengan demikian anak bisa berkembang tanpa adanya bias gender, yang akan sangat berpengaruh kepada polapikir dan pembentukan karakter manusia yang bebudi luhur dan berdaya, sehingga dapat menwujudkan sumberdaya manusia yang berkualitas.Orang tua merupakn pihak utama yang bertanggung jawab dalam pendidikan didalam keluargUntuk mewujudkan hal ini tentu perlu disiapkan beberapa hal, agar tujuan tersebut apat dicapai, layaknya sebuh lembaga pendidikan, ada yang perlu dipersiapakan, dintaranya; pendidik, sarana prasarana serta lingkungan keluarga yang dapat menunjang terselenggaranya pendidikan keluarga. Namun reaitasnya, banyak sekali ditemukan orag tua yang bertindak sebagai pendidik tidak memiliki kematangan keilmuan dan pengetahuan tentang pendidikan yang akan diselenggarakan dalam keluarga.
Cite
CITATION STYLE
Yusiyaka, R. A., & Safitri, A. (2020). PENDIDIKAN KELUARGA RESPONSIF GENDER. Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah, 3(1), 232. https://doi.org/10.32832/oborpenmas.v3i1.2985
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.