Urgensi Etnopsikologi dalam Kajian Novel Berbahasa Jawa

  • Zustiyantoro D
  • Hardyanto H
  • Mulyono M
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
31Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini merupakan studi pendahuluan untuk mengkaji psikologi Suryomentaram (Suryomentaram, 1985a, 1985b) sebagai teori dalam penelitian novel berbahasa Jawa. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan pemikiran Suryomentaram dengan pemikiran psikologi Barat. Selama ini penelitian psikologi dalam novel Jawa menggunakan teori Sigmund Freud yang mengusung konsep id, ego, dan superego (Milner, 1992). Hasil kajian penelitian menunjukkan bahwa struktur novel dan gejala psikologis di dalamnya hanya dilihat sebagai struktur pembangun. Novel perlu dipelajari dengan pendekatan psikologi lokal (indigenous psychology) untuk memahami konteks sosial dan budayanya. Hasil penelitian ini menunjukkan kelemahan penelitian psikologi novel Jawa selama ini, membandingkan psikologi Suryomentaram dengan teori Barat, yaitu Sigmund Freud, Carl Gustav Jung, dan Alfred Adler, serta menawarkan psikologi Suryomentaram sebagai pendekatan penelitian novel Jawa. Suryomentaram mengajarkan konsep psikologis yang bersumber dari budaya Jawa.

Cite

CITATION STYLE

APA

Zustiyantoro, D., Hardyanto, H., Mulyono, M., & Utomo, T. D. (2022). Urgensi Etnopsikologi dalam Kajian Novel Berbahasa Jawa. Jurnal Sastra Indonesia, 11(1), 56–64. https://doi.org/10.15294/jsi.v11i1.54104

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free