Abstract
Produk mi merupakan makanan yang praktis, mudah diolah, serta dapat dengan cepat disajikan. Jenis produk mi yang mampu bersaing dipasar ialah mie kering. Bahan baku pembuatan mi pada umumnya adalah tepung terigu yang terbuat dari gandum. Substitusi dan fortifikasi parsial dengan bahan lain adalah salah satu bentuk inovasi sebagai usaha mengurangi ketergantungan tepung terigu seperti beras hitam dan daun kelor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima dan kandungan gizi mi beras hitam dengan fortifikasi tepung daun kelor. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 4 taraf perlakuan formula fortifikasi tepung daun kelor, yaitu: F1 (0%), F2 (5%), F3 (10%), F4 (15%) yang diitambahkan dalam formula mie beras hitam. Daya terima dinilai dari uji organoleptik yang dilakukan pada panelis semi terlatih sebanyak 30 orang dan kandungan gizi dari hasil uji laboratorium menggunakan uji proximat. Berdasarkan uji organoleptik dan hasil pembobotan nilai, F2 memiliki daya terima lebih tinggi dari formula yang lain dengan skor 61,37. Formulasi yang terpilih kemudian diuji proksimat dan diperoleh kandungan protein sebanyak 18.66%, lemak 2.30%, air 8,9%, serat 7,2%, karbohidrat 82,06%.
Cite
CITATION STYLE
Nur, A. (2021). FORTIFIKASI TEPUNG DAUN KELOR TERHADAP DAYA TERIMA DAN KANDUNGAN GIZI MI KERING BERAS HITAM. Jurnal Kesehatan, 14(1). https://doi.org/10.32763/juke.v14i1.202
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.