Pengaruh High Intensity Interval Training dan Lari Cepat 30 Meter Terhadap Peningkatan Kualitas VO2MAX Atlit UKM Bola Basket STKIP Yapis Dompu

  • Zen M
  • Munandar R
N/ACitations
Citations of this article
23Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini menggunakan rancangan “randomized group pretest and posttest design”. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa laki-laki UKM Bola Basket STKIP YAPIS DOMPU angkatan 2020 yang berjumlah 70 orang. Tehnik pengambilan sampling menggunakan random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 33 orang, terbagi menjadi 3 kelompok yaitu kelompok High Intensity Interval Training, kelompok lari 30 meter dan yang terakhir yaitu kelompok kontrol. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu, dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan dengan tehnik pengukuran dengan menggunakan alat Bleep Test untuk mengukur VO2max. Data dianalisis dengan tehnik MANOVA, dengan menggunakan α 0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh high intensity interval training terhadap peningkatan VO2max dengan nilai p = 0,005, kemudian pengaruh lari 30 meter terhadap peningkatan VO2max dengan nilai p = 0,005. Dari kedua latihan tersebut ternyata high intensity interval training lebih baik di bandingkan lari 30 meter dalam meningkatkan VO2max.

Cite

CITATION STYLE

APA

Zen, M. Z., & Munandar, R. A. (2023). Pengaruh High Intensity Interval Training dan Lari Cepat 30 Meter Terhadap Peningkatan Kualitas VO2MAX Atlit UKM Bola Basket STKIP Yapis Dompu. Jurnal Pendidikan Jasmani, Kesehatan, Dan Rekreasi, 1(1), 16–20. https://doi.org/10.59584/jurnalpjkr.v1i1.19

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free