Abstract
Penelitian ini menggunakan rancangan “randomized group pretest and posttest design”. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa laki-laki UKM Bola Basket STKIP YAPIS DOMPU angkatan 2020 yang berjumlah 70 orang. Tehnik pengambilan sampling menggunakan random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 33 orang, terbagi menjadi 3 kelompok yaitu kelompok High Intensity Interval Training, kelompok lari 30 meter dan yang terakhir yaitu kelompok kontrol. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu, dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan dengan tehnik pengukuran dengan menggunakan alat Bleep Test untuk mengukur VO2max. Data dianalisis dengan tehnik MANOVA, dengan menggunakan α 0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh high intensity interval training terhadap peningkatan VO2max dengan nilai p = 0,005, kemudian pengaruh lari 30 meter terhadap peningkatan VO2max dengan nilai p = 0,005. Dari kedua latihan tersebut ternyata high intensity interval training lebih baik di bandingkan lari 30 meter dalam meningkatkan VO2max.
Cite
CITATION STYLE
Zen, M. Z., & Munandar, R. A. (2023). Pengaruh High Intensity Interval Training dan Lari Cepat 30 Meter Terhadap Peningkatan Kualitas VO2MAX Atlit UKM Bola Basket STKIP Yapis Dompu. Jurnal Pendidikan Jasmani, Kesehatan, Dan Rekreasi, 1(1), 16–20. https://doi.org/10.59584/jurnalpjkr.v1i1.19
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.