A progressive Islamic movement and its response to the issues of the ummah

16Citations
Citations of this article
403Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

This article aims to discuss the progressive Islamic movement developed by Muhammadiyah, a modernist Islamic organization established by Ahmad Dahlan on November 18, 1918. History has shown that Muhammadiyah, as a modernist Islamic organization, has instigated various social transformations that continue to affect Indonesian society by creating schools, hospitals, and orphanages that were inspired by modern, Westernized systems and modernist interpretations of the Qur’an. Even today, Muhammadiyah remains active in national activities and discourse, continuously responding to the ever-changing times. The data obtained from observations, interviews, and literature studies were analyzed using a discursive-interpretive method where the Islamic movement is regarded as part of the response to various problems of ummah nowadays. This article departs from the argument that the progressive movement developed by Muhammadiyah was translated from Ahmad Dahlan’s desire to advance the ummah and to create a just and prosperous world, one that has been blessed by God. The findings of this study indicate that Muhammadiyah’s response to the issues of ummah has been informed by the history of the movement and its founders. Artikel ini bertujuan untuk membahas gerakan Islam Berkemajuan yang dikembangkan oleh Muhammadiyah sebagai organisasi Islam modernis yang didirikan oleh Ahmad Dahlan, 18 November 1918. Sebagai organisasi Islam modern, Muhammadiyah telah terbukti dalam sejarahnya membawa pelbagai macam perubahan yang melampaui zamannya. Gerakan yang digagas oleh Ahmad Dahlan mengadopsi sistem pendidikan Barat modern. Mendirikan rumah sakit dan panti asuhan (rumah untuk kaum miskin) merupakan gerakan yang mendapatkan inspirasi dari peradaban Barat modern serta dari tafsir atas teks al-Qur’an secara modern. Muhammadiyah dalam perkembangan hingga saat ini telah bergerak dalam ranah pemikiran dan aktivitas kebangsaan serta keumatan demi menjawab perkembangan zaman yang terus bergerak. Data yang diperoleh dari observasi, wawancara, dan studi pustaka dianalisis menggunakan metode diskursif-interpretif yang melihat gerakan Islam sebagai bagian dari respons terhadap berbagai permasalahan umat saat ini. Artikel ini disandarkan pada sebuah berargumen bahwa gerakan berkemajuan yang dikembangkan Muhammadiyah merupakan wujud nyata dari penterjemahan pemikiran Ahmad Dahlan dengan semangat progresif untuk kemajuan umat manusia di seluruh Indonesia dan perkembangan dunia agar menjadi negara yang adil makmur dan sejahtera dalam limpahan karunia Tuhan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa respons Muhammadiyah atas masalah-masalah keumatan merupakan bentuk nyata dari gerakan berkemajuan yang menjadi ciri khasnya yang memiliki latar belakang historis dari para pendiri persyarikatan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Qodir, Z., Jubba, H., Hidayati, M., Abdullah, I., & Long, A. S. (2020). A progressive Islamic movement and its response to the issues of the ummah. Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies, 10(2), 323–352. https://doi.org/10.18326/IJIMS.V10I2.323-352

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free