Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk melihat percepatan penyembuhan luka bakar pada tikus putih jantan Sprague-Dawley (200-300 gram) dengan penggunaan ekstrak belut (Monopterus albus). Sampel diekstrak dengan air menggunakan metoda rendering basah. Penelitian menggunakan 10 hewan uji yang dibagi menjadi dua kelompok ( grup satu sebagai kontrol dan grup dua perlakuan). Tiap grup terdiri dari lima ekor hewan. Plat logam panas (2cm x 2cm) digunakan untuk membuat luka bakar pada punggung tikus. Kemudian ekstrak Monopterus albus dioleskan pada luka bakar grup 2 selama 20 hari. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak Monopterus albus mempunyai efek mempercepat penyembuhan luka bakar pada tikus percobaan secara signifikan.
Cite
CITATION STYLE
Mulyani, D., Febriyenti, F., & Almahdy, A. (2016). Pengaruh Pemberian Ekstrak Belut (Monopterus albus) pada Penyembuhan Luka Bakar Tikus Putih Jantan Sprague-Dawley. Jurnal Sains Farmasi & Klinis, 2(2), 191. https://doi.org/10.29208/jsfk.2016.2.2.70
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.