DISKRIMINASI PADA ETNIS TIONGHOA DALAM NOVEL MISS LU KARYA NANING PRANOTO DAN NOVEL DIMSUM TERAKHIR KARYA CLARA NG

  • Sabillah S
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Beragam konflik yang terjadi di antara novel Miss Lu dengan novel Dimsum Terakhir menampakkan secara detail bagaimana pemerintahan, masyarakat, dan situasi Indonesia pada saat itu ditampilkan pada kedua novel tersebut. Serta memperlihatkan konflik dan sikap diskriminasi yang yang terjadi. Berdasarkan hal-hal tersebut kita dapat melihat bagaimana kehidupan dari sisi kacamata etnis Tionghoa yang penuh dengan hiruk pikuk dinamika yang terjadi serta isu-isu yang memilukan bagi etnis Tionghoa khususnya. Dalam penelitian ini terlihat jelas bahwa dalam novel "Miss Lu" dan novel "Dimsum Terakhir", memperlihakan bagaimana pemerintah padda zaman tersebut memiliki perilaku buas dan tindakan diskriminatif terhadap orang Tionghoa, serta terdapat diskriminasi menyeluruh di ranah publik terkhusus kepada etnis Tionghoa sendiri menyebabkan pemerintah melakukan penyimpangan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sabillah, S. (2022). DISKRIMINASI PADA ETNIS TIONGHOA DALAM NOVEL MISS LU KARYA NANING PRANOTO DAN NOVEL DIMSUM TERAKHIR KARYA CLARA NG. Jurnal Skripta, 8(2), 43–53. https://doi.org/10.31316/skripta.v8i2.1863

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free