Optimalisasi Penjadwalan Proyek Menggunakan Metode Time-Cost Trade Off

  • Rajagukguk T
  • Winanda L
  • Munasih
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
16Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Percepatan durasi proyek konstruksi berpotensi meningkatkan biaya, sehingga diperlukan pendekatan analitis untuk menyeimbangkan waktu dan biaya secara efisien. Penelitian ini menganalisis penerapan metode Time–Cost Trade Off (TCTO) dalam optimalisasi penjadwalan proyek melalui evaluasi hubungan antara percepatan waktu dan perubahan total biaya. Penelitian menggunakan data durasi normal dan durasi percepatan, biaya langsung, serta biaya tambahan akibat lembur. Metode analisis meliputi Critical Path Method (CPM) untuk mengidentifikasi aktivitas kritis dan analisis crashing berbasis TCTO guna menentukan alternatif percepatan yang ekonomis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa durasi normal proyek adalah 151 hari dengan total biaya Rp1.634.386.623,07. Penerapan lembur 2 jam menghasilkan durasi 131 hari dengan total biaya Rp1.811.132.883,32, sedangkan lembur 3 jam menurunkan durasi menjadi 123 hari dengan total biaya Rp1.817.213.981,61. Temuan ini menunjukkan bahwa percepatan durasi proyek berdampak pada peningkatan biaya, sehingga pemilihan skenario percepatan perlu mempertimbangkan trade-off antara pengurangan waktu dan tambahan biaya sebagai dasar pengambilan keputusan penjadwalan proyek.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rajagukguk, T. B. N., Winanda, L. A. R., Munasih, & Surbakti, S. (2026). Optimalisasi Penjadwalan Proyek Menggunakan Metode Time-Cost Trade Off. Jurnal Konstruksi, 24(1). https://doi.org/10.33364/konstruksi/v.24-1.3205

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free