Pembuatan Biofoam Dari Ampas Tebu Dan Tepung Maizena

  • Bahri S
  • Fitriani F
  • Jalaluddin J
N/ACitations
Citations of this article
312Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penggunaan stryrofoam sebagai kemasan makanan secara terus-menerus berdampak buruk bagi kesehatan manusia dan lingkungan, untuk mengatasi dampak tersebut diperlukan kemasan makanan yang dapat didaur ulang dan ramah lingkungan sebagai pengganti stryrofoam. Biofoam merupakan kemasan alternatif pengganti styrofoam yang terbuat dari bahan baku alami, yaitu pati dengan tambahan serat untuk memperkuat strukturnya. Ampas tebu dan tepung maizena merupakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan biodegradable foam dan Penambahan magnesium strearat  bertujuan untuk meningkatkan kuat tarik dan daya serap air, penetelitian ini bertujauan untuk pengaruh konsentrasi NaOH terbaik dan untuk mengatahui tingkat biodegrabeliti yang terlalu tinggi,  dengan variasi  konsentrasi ampas tebu 50 gr, 55 gr dan 60gr dengan konsentrasi NaOH (0 %, 2,5%, 5% dan 7,5%). Pada penelitian ini diperoleh hasil karakteristik terbaik untuk uji ketahanan kua tarik pada variasi 0% dengan ampas tebu 50 gr didapatkan dengan nilai 0,60 kgf/mm2), sedangkan uji kadar air didapatkan nilai terbaik pada konsentarasi 0% dengan amaps tebu 50 gr didapatkan dengan nilai 4,4 %

Cite

CITATION STYLE

APA

Bahri, S., Fitriani, F., & Jalaluddin, J. (2021). Pembuatan Biofoam Dari Ampas Tebu Dan Tepung Maizena. Jurnal Teknologi Kimia Unimal, 8(1), 24–32. https://doi.org/10.29103/jtku.v10i1.4173

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free