KEAKSARAAN DASAR (KD) PADA KOMUNITAS ADAT TERPENCIL (KAT) Melalui Budaya Pasang Pada Komunitas Adat Suku Kajang Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan

  • Ridawati N
N/ACitations
Citations of this article
11Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Fokus masalah adalah bagaimana keberhasilan penyelenggaraan pendidikan keaksaraan dasar melalui “Budaya Pasang”? Tujuannya adalah untuk mendeskripsikan keberhasilan KD KAT melalui pendekatan budaya Pasang. Penyelenggaraan KD KAT di Komunitas Adat Kajang menggunakan pendekatan kualitatif selama penyelenggaraan dilakukan observasi, wawancara dan tes pada awal pembelajaran, proses pembelajaran dan akhir pembelajaran dengan mengacu pada Standar Kompetensi Kelulusan (SKL) pendidikan keaksaraan Dasar. Pada proses pembelajaran tutor membelajarkan dengan tematema budaya Pasang yang mengatur pola kehidupan manusia secara holistik, pasang merupakan pesan yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Adat Kajang sebagai tuntunan hidup menuntun manusia untuk berbuat baik meliputi: kejujuran (lambusu), kesabaran (Risabbara), ketegasan (Rigattan), kesederhanaan dan keikhlasn dalam hidup (Appisona). Hasil yang dicapai dalam penyelenggaraan KD KAT dengan pendekatan budaya “Pasang” sangat efektif dalam waktu 4 bulan warga belajar yang dibelajarkan sejumlah 100 orang dengan tutor 10 setelah dilakukan evaluasi oleh Dinas pendidikan yang dilaksanakan oleh penilik rata-rata sudah menguasai SKL keaksaraan Dasar atau sudah lulus dan mendapat SUKMA.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ridawati, N. (2017). KEAKSARAAN DASAR (KD) PADA KOMUNITAS ADAT TERPENCIL (KAT) Melalui Budaya Pasang Pada Komunitas Adat Suku Kajang Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Jurnal AKRAB, 8(2), 6–19. https://doi.org/10.51495/jurnalakrab.v8i2.156

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free