Abstract
Budaya pendidikan merupakan elemen fundamental dalam pembentukan karakter dan identitas peserta didik. Flores Timur sebagai wilayah yang kaya akan tradisi adat, nilai religius, dan solidaritas sosial memiliki corak budaya pendidikan yang khas dan kontekstual. Namun, perkembangan pendidikan modern yang cenderung seragam dan berorientasi pada capaian akademik menimbulkan tantangan dalam mempertahankan nilai-nilai lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji budaya pendidikan di Flores Timur serta menganalisis urgensi integrasi kearifan lokal dalam sistem pendidikan modern. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-kualitatif terhadap literatur ilmiah, kebijakan pendidikan, dan hasil penelitian relevan lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa budaya pendidikan di Flores Timur menekankan keseimbangan antara aspek intelektual, moral, sosial, dan spiritual. Keluarga, masyarakat adat, tokoh agama, dan sekolah berperan penting dalam proses pendidikan karakter. Integrasi kearifan lokal dalam kurikulum dan pembelajaran dinilai mampu meningkatkan relevansi pendidikan serta memperkuat identitas peserta didik di tengah arus globalisasi.
Cite
CITATION STYLE
Soge Hurint, V., Noreng, M., & Inganah, S. (2026). Budaya Pendidikan Di Flores Timur: Integrasi Nilai Lokal Dalam Sistem Pendidikan Modern. Istifkar: Media Transformasi Pendidikan, 6(1), 54–66. https://doi.org/10.62509/ji.v6i1.347
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.