Kajian Geografi Bahasa dan Dialek di Sulawesi Tenggara: Analisis Dialektometri

  • Susiati S
  • Iye R
N/ACitations
Citations of this article
93Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Keunikan bahasa setiap daerah menunjukkan identitas daerah tertentu, sehingga penting untuk dilakukan suatu kajian yang dapat dengan jelas menunjukkan keunikan tersebut. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan fenomena penggunaan bahasa pada beberapa bahasa daerah di Sulawesi Tenggara dengan menerapkan analisis dialektometri segitiga. Instrumen penelitian ini menggunakan pendekatan dialektometri. Metode pengumpulan data yang dipakai pada penelitian ini adalah metode pupuan lapangan (metode lapangan langsung). Data penelitian ini dianalisis dengan menggunakan metode dialektometri segitiga. Metode ini memakai angka-angka sebagai dasar pemilahannya. Hasil penelitian menunjukan bahwa keseluruhan titik pengamatan yang di analisis menggunakan dialektometri, masuk pada kategori empat formulasi, yaitu formulasi di bawah 20% (tidak ada perbedaan bahasa dan dialek, yakni antara bahasa Wakatobi dialek Kaledupa dan dialek Tomia), formulasi 31–50% (adanya perbedaan subdilek, yaitu antara bahasa Pancana dan bahasa Kioko), formulasi 51–80% (perbedaan dialek, yakni antara bahasa Wakatobi dialek Tomia dan bahasa Pancana; bahasa Pancana dan bahasa Wakatobi dialek Kaledupa; bahasa Kioko dan bahasa Wakatobi dialek Tomia; bahasa Wakatobi dialek Tomia dan bahasa Cia-Cia; bahasa Cia-Cia dan bahasa Kioko; bahasa Kioko dan bahasa Tolaki), dan formulasi 81 ke atas (perbedaan bahasa, yakni antara bahasa Tolaki dan bahasa Cia-Cia).

Cite

CITATION STYLE

APA

Susiati, S., & Iye, R. (2018). Kajian Geografi Bahasa dan Dialek di Sulawesi Tenggara: Analisis Dialektometri. Gramatika: Jurnal Ilmiah Kebahasaan Dan Kesastraan, 6(2), 137–151. https://doi.org/10.31813/gramatika/6.2.2018.154.137--151

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free