Abstract
Sistem pengajuan permohonan ijin dan cuti di TVKU masih menggunakan model konvensional, yakni menggunakan media kertas. Sistem konvensional ini memiliki beberapa kelemahan, seperti proses pengajuan maupun penerimaan masih dilakukan secara fisik, tidak bisa dilakukan di luar kantor dan rekap pendataan yang manual. Maka dari itu diperlukan suatu sistem yang bisa mengatasi masalah-masalah tersebut. Scrum menjadi salah satu metode yang bisa diimplementasikan dalam pengembangan sistem tersebut, karena scrum bersifat fleksibel dan cepat beradaptasi sesuai kebutuhan. Sehingga dalam penelitian ini, dikembangkan sistem E-Cuti dengan menerapkan metode scrum serta implementasi kerangka kerja laravel untuk menggantikan sistem konvensional yang ada. Terhitung ada 8 sprint yang telah diimplementasikan. Masing-masing sprint memiliki key yang mengacu pada objektif backlog. Dengan berjalannya sprint, berkembang pula backlog guna mengikuti segala kebutuhan yang baru. Pengujian metode black box diimplementasikan dan dilakukan pembenaran apabila terdapat fungsionalitas yang tidak lolos uji. Sistem E-Cuti di TVKU berhasil diterapkan hingga menjadi produk aplikasi yang dipakai dengan persentase fungsionalitas komponen valid senilai 100%.
Cite
CITATION STYLE
Nathanael Fredericko Wibawanto, Yani Parti Astuti, Nurul Anisa Sri Winarsih, Galuh Wilujeng Saraswati, & Muhammad Syaifur Rohman. (2023). SISTEM PERMOHONAN IJIN BERBASIS WEBSITE MENGGUNAKAN FRAMEWORK LARAVEL DENGAN METODOLOGI SCRUM. Jurnal Manajemen Informatika Dan Sistem Informasi, 6(1), 100–113. https://doi.org/10.36595/misi.v6i1.753
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.