Manajemen Anestesi Pasien Obstetri yang Menjalani Sectio Caesarea Emergency Indikasi Gagal dengan Preeklampisa Berat dan Asma Intermittent Sedang

  • Suryono B
  • Apsari R
  • Nurdiansyah E
N/ACitations
Citations of this article
22Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penanganan perioperatif asma pada ibu hamil, perlu mendapat perhatian lebih, dikarenakan selain menyangkut keselamatan ibu juga keselamatan janin. Sebisa mungkin pasien dioptimalkan kondisipreoperatifnya, namun bila tidak memungkinkan, diperlukan pemilihan tehnik anaestesi yang dapat meringankan kondisi asma ibu dengan memilih obat-obat yang memiliki efek bronkodilatasi, non histamine release dan meringankan edema jalan nafas. Pasien ini dipilih teknik epidural dikarenakan tidak menimbulkan gejolak hemodinamik yang berarti, memberikan fasilitas analgesia anestesia selama tindakan operasi, resiko sulit intubasi dapat dihindarkan serta dapat digunakan sebagai modal analgesi paska operasi yang adekuat. Dengan mengoptimalkan kondisi preoperatif pasien, morbiditas terhadap pasien dapat diminimalkan dan memberikan outcome yang baik terhadap ibu maupun bayinya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Suryono, B., Apsari, R. K. F., & Nurdiansyah, E. (2019). Manajemen Anestesi Pasien Obstetri yang Menjalani Sectio Caesarea Emergency Indikasi Gagal dengan Preeklampisa Berat dan Asma Intermittent Sedang. Jurnal Komplikasi Anestesi, 7(1), 31–38. https://doi.org/10.22146/jka.v7i1.7380

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free