Abstract
Background: Acute myeloid leukemia (AML) is a type of blood malignancy characterized by abnormal proliferation of myeloid cells and impaired cell maturation. Although AML primarily affects the bone marrow and peripheral blood, extrahematopoietic manifestations, including in the oral cavity, can occur in a number of patients. Oral manifestations in AML can include gingival enlargement, bleeding, and secondary infections associated with decreased platelet and neutrophil counts such as oral candidiasis and abscess in the oral cavity. These mucosal changes are often important clues in the initial diagnosis or as an indication of disease progression. Oral lesions can interfere with the patient's nutritional status and quality of life, and affect prognosis if not treated appropriately. This article aims to describe the various clinical oral manifestations of AML in 3 patients, highlighting the importance of early diagnosis and appropriate therapeutic intervention to prevent further complications. Case report: 3 patients of AML with various manifestations in the oral cavity and their management such as gingival hiperplasia, gingival bleeding, oral candidiasis, and oral abscess. Conclusion: The oral manifestations of acute myeloid leukemia (AML) can include a variety of clinical changes. It is important for medical practitioners and dentists to work together in planning comprehensive care for patients with AML, focusing on the oral aspects to improve prognosis and prevent more severe complications. Keywords: Acute myeloid leukemia, gingival hyperplasia, gingival bleeding, oral manifestations Pendahuluan: Acute Myeloid Leukemia (AML) adalah jenis keganasan darah yang ditandai dengan proliferasi sel mieloid yang tidak normal dan gangguan pematangan sel. Meskipun AML terutama mempengaruhi sumsum tulang dan darah tepi, manifestasi ekstrahematopoietik, termasuk dalam rongga mulut, dapat terjadi pada sejumlah pasien. Manifestasi oral pada AML dapat mencakup pembesaran gingiva, perdarahan, dan infeksi sekunder yang terkait dengan penurunan jumlah trombosit dan neutrofil seperti kandidiasis oral dan abses di rongga mulut. Perubahan mukosa ini sering kali merupakan petunjuk penting dalam diagnosis awal atau sebagai indikasi perkembangan penyakit. Lesi mulut dapat mengganggu status nutrisi dan kualitas hidup pasien, dan mempengaruhi prognosis jika tidak ditangani dengan tepat. Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan berbagai manifestasi klinis oral AML pada 3 pasien, menyoroti pentingnya diagnosis dini dan intervensi terapeutik yang tepat untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Laporan kasus: 3 pasien AML dengan berbagai manifestasi di rongga mulut dan penatalaksanaannya seperti hiperplasia gingiva, perdarahan gingiva, kandidiasis oral, dan abses oral. Kesimpulan: Manifestasi oral dari leukemia myeloid akut (AML) dapat mencakup berbagai perubahan klinis. Penting bagi praktisi medis dan dokter gigi untuk bekerja sama dalam merencanakan perawatan yang komprehensif untuk pasien dengan AML, dengan fokus pada aspek oral untuk meningkatkan prognosis dan mencegah komplikasi yang lebih parah.
Cite
CITATION STYLE
Pradnyani, I. G. A. S., Maharani, A., Dewi, G. K., Lukisari, C., Setianingtyas, D., Hayati, K., … Radithia, D. (2025). Oral manifestations of acute myeloid leukemia: A case series. Intisari Sains Medis, 16(1), 392–398. https://doi.org/10.15562/ism.v16i1.2338
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.