Abstract
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Secara tangible: Dalam pengantaran via pengantaran delivery nya dipilih satu operator untuk mengantarnya. Sebelum pengantaran lebih dipersiapkan lagi untuk menyiapkan lem, dan stempel basahnya agar tidak kebingungan mencarinya. (2) Secara Realiability (kehandalan): dalam sistem pelayanannya sangat bagus tidak ada perbedaan semua diperlakukan sama, namun dalam pelaksanaan SKCK Delivery dan kantor Mall Pelayanan Publik ini tergolong sepi dapat disimpulkan kurangnya sosialisasi yang dilakukan dari pelayanan SKCK maupun kantor Mall Pelayanan Publik itu sendiri. (3) Secara Responsiviness (daya tanggap): petugas sudah cukup baik, para pegawai respon yang baik dan juga kecepatan pembuatan SKCK sekarang sangat cepat dan berurusan dalam pembuatan SKCK atau memperpanjang dari situ dapat disimpulkan bahwa petugas atau aparat telah mampu memberikan pelayanan yang cukup baik kepada para pengunjung yang mendaftar secara manual. Namun dalam pelaksanaan SKCK Delivery masih banyak yang belum tau dan merasa repot karena harus mengisi link foto dan data fisiknya lagi maka dari itu mereka merasa lebih rumit dalam SKCK Delivery ini. Masih banyak dari mereka yang tidak terlalu bermain sosmed seharusnya sosialisasi nya harus lebih luas lagi. (4) Secara Assurance: pelayanan sekarang lebih cepat, dan juga manual maupun delivery biaya tetap sama Rp. 30.000 tidak ada biaya tambahan. (5) Secara Empthy: sudah dilakukan petugas dan juga tidak lupa ada yang namanya 3s
Cite
CITATION STYLE
Fitriani, F. (2022). INOVASI PELAYANAN SKCK DELIVERY DI MALL PELAYANAN PUBLIK KOTA PALANGKARAYA DIMASA PANDEMI COVID-19. Anterior Jurnal, 21(3), 34–37. https://doi.org/10.33084/anterior.v21i3.3749
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.