Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Munculnya Kembali Penyakit Kaki Gajah Di Kabupaten Aceh Barat Tahun 2019

  • Nabela D
  • Hermansyah H
  • Ismail N
N/ACitations
Citations of this article
52Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Filariasis merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh cacing filaria jika tidak cepat maka akan mengalami cacat permanen, hal itu terjadi ketika  saat kondisi kronik terjadi pembengkakan pada kaki dan tangan, dalam kondisi itu maka disebut elephantiasis (kaki gajah). Kabupaten Aceh Barat merupakan salah satu Kabupaten yang memiliki jumlah kasus Filariasis terbanyak yang terus meningkat dari 9 kasus di tahun 2015 menjadi 15 kasus pada tahun 2017. Banyak faktor yang diduga sebagai penyebab kejadian kaki gajah diantaranya pengetahuan, prilaku, lingkungan fisik rumah, sosialisasi penyuluhan petugas kesehatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan munculnya kembali penyakit kaki gajah di Kabupaten Aceh Barat tahun 2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa munculnya kembali penyakit kaki gajah di Kabupaten Aceh Barat tahun 2018 berhubungan dengan pengetahuan (p= 0,021), sikap (p= 0.042), tindakan (p= 0,028), sosialisasi penyuluhan tenaga kesehatan (p=0.002), dan lingkungan fisik rumah (p=0.002) namun tidak ada hubungan dengan jenis kelamin (p=0.866) dan literasi kesehatan (p=0,0773). Faktor yang paling dominan adalah  tindakan pencegahan penyakit kaki gajah yang kurang baik, yang kecenderungan sebesar 28 kali untuk meningkatkan munculnya kembali penyakit kaki gajah lebih besar dibandingkan dengan variabel lain.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nabela, D., Hermansyah, H., & Ismail, N. (2019). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Munculnya Kembali Penyakit Kaki Gajah Di Kabupaten Aceh Barat Tahun 2019. Sel Jurnal Penelitian Kesehatan, 6(2), 75–89. https://doi.org/10.22435/sel.v6i2.2369

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free