Abstract
Biji alpukat (Persea americana Mill) merupakan limbah rumah tangga yang memiliki kandungan metabolit sekunder yang dapat berperan sebagai antijamur. Antijamur ekstrak etanol biji alpukat (Persea americana Mill) murni sudah diuji dan menunjukkan adanya daya hambat terhadap jamur Malassezia furfur. Panu adalah salah satu penyakit yang dapat di obati karena infeksi Malassezia furfur, pengobatan pada penyakit kulit umumnya menggunakan sediaan setengah padat seperti krim. Metode yang digunakan pada uji daya hambat krim ekstrak etanol biji alpukat (Persea americana Mill) terhadap Malassezia furfur adalah difusi cakram. Krim ekstrak etanol biji alpukat (Persea americana Mill) yang di uji menggunakan krim dengan konsentrasi 20% atau 10 gram, konsentrasi 40% atau 20 gram, konsentrasi 60% atau 30 gram dan kontrol positif Ketoconazole 2%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa krim ekstrak etanol biji alpukat (Persea americana Mill) dengan kadar ekstrak 20%, 40%, dan 60% memberikan daya hambat dengan kategori sedang.
Cite
CITATION STYLE
Turnip, N. U. M. Br., Novandi Purba, Novidawati Boru Situmorang, & Sarah Gabetta br Napitupulu. (2023). FORMULATION AND TEST INHIBITORY EFFECT OF MUSHROOMS CREAM PREPARATION ETHANOL EXTRACT AVOCADO SEEDS (PERSEA AMERICANA MILL) AGAINST MALASSEZIA FURFUR IN VITRO. JURNAL FARMASIMED (JFM), 6(1), 46–50. https://doi.org/10.35451/jfm.v6i1.1872
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.