Analisis Semiotika Barthes Pada Motif Kain Songket Palembang

  • Ismi Oktari
  • Tifara Hukama
N/ACitations
Citations of this article
17Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Songket Palembang salah satu karya budaya dari Sumatra Selatan yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia pada tahun 2013 oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Karya budaya ini masuk ke dalam domain Keterampilan dan Kemahiran Kerajinan Tradisional dengan nomor pencatatan 201300009. Songket Palembang tidak hanya sekadar kain pelindung tubuh yang estetis namun memiliki makna adiluhung yaitu kemakmuran, kejayaan, dan keberanian. Karena faktor sejarah kekuasaan Kemaharajaan Sriwijaya, perdagangan, dan perkawinan campuran, Songket pun juga menjadi populer di Kawasan Maritim Asia Tenggara khususnya di negara-negara sekitar Indonesia seperti Brunei, Malaysia, dan Singapura. Beberapa orang semakin kreatif dalam menciptakan sesuatu agar bisa mengenalkan ciri khas atau bakat dari mereka. Songket Palembang dikenal dengan berbagai jenis dan fungsi yang ditampilkan dalam ragam motif dan ragam penggunaan benang. Motif yang tergambar dalam kain songket memiliki makna kehidupan dari masyarakat Palembang.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ismi Oktari, & Tifara Hukama. (2023). Analisis Semiotika Barthes Pada Motif Kain Songket Palembang. VisArt: Jurnal Seni Rupa Dan Design, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.61930/visart.v1i1.180

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free