Abstract
Komunikasi dalam pernikahan menjadi salah satu kunci dalam mempertahankan hubungan antarpasangan. Perilaku komunikasi yang mengungkapkan perasaan negatif pada pasangan seperti kritik, sikap membela diri, penghinaan dan penarikan diri bisa menjadi awal dari ketidakpuasan dan perceraian. Sebaliknya, pengungkapan perasaan secara positif memiliki efek tersendiri pada stabilitas hubungan pernikahan dari waktu ke waktu. Tujuan penulisan artikel ini untuk mengukur seberapa besar hubungan komunikasi dengan kepuasan pernikahan pada ibu rumah tangga penggemar drama Korea. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan tipe eksplanatif. Populasi adalah ibu rumah tangga penggemar tayangan drama Korea dengan jumlah 1000 orang yang diambil dari pendugaan proporsi populasi. Pengumpulan data menggunakan instrumen berupa kuesioner untuk mengukur hubungan antara dua variabel dalam penelitian ini (Komunikasi Pernikahan dan Kepuasan Pernikahan) dengan menggunakan uji korelasi rank Spearman. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan hubungan yang kuat dan signifikan antara Komunikasi Pernikahan dan Kepuasan Pernikahan. Kekuatan hubungan dibuktikan dengan nilai korelasi sebesar 0,692 dan signifikansi berada pada angka 0,000. Hal tersebut menunjukkan bahwa ketika komunikasi pernikahan pasangan semakin baik atau positif, maka pasangan tersebut memiliki kepuasan dalam pernikahannya. Kata Kunci: komunikasi pernikahan, kepuasan pernikahan, drama KoreaMarriage communication is one of the keys to maintain relationships between spouses. Communication behaviors that reveal negative feelings to partners such as criticism, self-defense, humiliation and withdrawal can be the beginning of dissatisfaction and divorce. On the other hand, positive feelings expression has its own effect on the stability of the marriage relationship over time. The purpose of the study was to measure the correlation of communication with the marriage satisfaction of housewives who were Korean drama fans. The study used a quantitative approach with an explanatory type. The population in this study was housewives who were Korean drama fans. Data collection through questionnaires and the Spearman's rank correlation test was used to measure the correlation between the two variables in this study (Marriage Communication and Marriage Satisfaction). Based on the study results, there is a strong and significant correlation between Marriage Communication and Marriage Satisfaction. The strength of the correlation is proven with the correlation value of 0.692 and the significance level at 0,000. It shows that when the partner's marriage communication is getting better or positive, then the couple has satisfaction in their marriage. Keywords: marriage communication, marriage satisfaction, Korean drama
Cite
CITATION STYLE
Maulina, N., & Atika, A. (2020). Hubungan Komunikasi dengan Kepuasan Pernikahan pada Ibu Rumah Tangga Penggemar Tayangan Drama Korea. Ultimacomm: Jurnal Ilmu Komunikasi, 12(2), 301–318. https://doi.org/10.31937/ultimacomm.v12i2.1775
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.