Abstract
Manusia membangan gedung dipergunakan untuk berteduh, istirahat, berinteraksi. Elemen-elemen gedung bergabung menyusun bangunan. Elemen saling mengikat satu dengan yang lainnya. Ikatan tersebut memperkuat banguanan dalam mererima gaya. Elemen bangunan terdiri dari pondasi, kolom, balok, dinding, atap, kuda-kuda, genting. Dinding batu bata tersusundari elemen batu bata dan mortar yang bersifat homogen. Dinding mempunyai karateristik dalam menahan gaya, yaitu saling mendukung dan memperkuat dalam ikatan. Dinding rumah tinggal merupakan bagian yang menyokong bangunan sehingga menjadi elemen penting unyuk diteliti. Penelitian ini menganalisistypologikerusakanyang terjadipadadinding batu bata. Typologikerusakan dianalisis dari hasil uji geser di laboratorium. Titik awal kontak pada daerah lebar dan panjang yang menahan dapat diamati dariprilaku uji geser.Jarak tepi sampai pada titik kontak awal disebut panjang kontak (Zw).Luas daerah kontak ditentukan oleh panjang kontak dan tebal panel dinding batu bata.Lebar strut’s(bw)dihasilkan darimetode matematis dengan parameter panjang kontak (panjangdan lebar panel batu bata). Lebar strut’sberpengaruh terhadapluas daerah kontak. Typologi,arah kerusakan diperoleh dari analisis benda uji dan validasi lapangan. Kata kunci: Typologi, panjang kontak (Zw), lebar strut’s(bw).
Cite
CITATION STYLE
Marwahyudi, M. (2019). TYPOLOGI KERUSAKAN MASONRY INFILLED FRAME. MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil, 1(1), 11. https://doi.org/10.32585/modulus.v1i1.376
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.