Pendampingan Pembuatan Pangsit Biji Durian di Desa Kembaran Magelang sebagai Ide Usaha Ciri Khas Daerah yang Potensial

  • Nugroho D
  • Chaerunnisa S
  • Alfain A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Desa Kembaran, Magelang menjadi salah satu daerah penghasil buah durian di Provinsi Jawa Tengah. Kulit dan biji durian yang tidak dimanfaatkan menjadi tumpukan sampah. Perlu adanya inovasi agar limbah sampah tersebut dapat diubah menjadi produk yang bernilai jual, yaitu dengan mengadakan kegiatan sosialisasi dan praktik pengolahan biji dan kulit durian menjadi pangsit dan tepung. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi ibu-ibu Dusun Kembaran I agar dapat memanfaatkan potensi desa sebagai salah satu daerah sentra durian yaitu dengan mengolah sampah dari biji dan kulit durian agar menjadi produk yang dapat dipasarkan. Serta memfasilitasi masyarakat untuk secara langsung mempraktekkan pemanfaatan limbah durian menjadi produk siap jual. Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat menjadi lebih tahu potensi dari limbah durian. Dimana bijinya bisa menjadi produk pangsit dan kulitnya menjadi olahan tepung yang dapat dijual sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Terciptanya produk pangsit biji durian yang diberi merk “Pangsit Biduan” ini dapat menjadi ciri khas Desa Kembaran.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nugroho, D. S., Chaerunnisa, S. P., Alfain, A., Hikma, A. N., Damayanti, A. S., Ilhami, B. S. N., … Yuliani, S. P. (2023). Pendampingan Pembuatan Pangsit Biji Durian di Desa Kembaran Magelang sebagai Ide Usaha Ciri Khas Daerah yang Potensial. Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 1–6. https://doi.org/10.54082/ijpm.65

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free