Abstract
Karya musik Sekunder merupakan sebuah karya komposisi karawitan yang terinspirasi dari proses membersihkan gamelan. Proses membersihkan gamelan bukan kegiatan utama melainkan kegiatan tambahan dalam pemeliharaan gamelan. Berangkat dari hal tersebut penata melihat suatu cara pandang baru dalam berkomposisi Karawitan. Penggunaan amplas sebagai sarana eksplorasi bunyi dari instrumen gamelan reong dan peran di luar musisi yaitu soundman adalah objek penciptaan karya yang diberi judul Sekunder. Tujuan terciptanya karya Sekunder ini untuk menghasilkan cara baru dalam memainkan reong sehinga nantinya bisa menjadi tehnik baru untuk kedepanya dalam memainkan instrumen reong. Metode penciptaan karya Sekunder disusun melalui tiga tahapan penciptaan yaitu tahap penjajagan, percobaan, dan pembentukan. Dari ketiga tahap tersebut maka terbentuk karya Sekunder menjadi 3 bagian dimana setiap bagian menggambarkan masing-masing dari tahap penciptaan tersebut dan juga implementasi dari proses membersihkan gamelan menjadi suatu teknik baru dimana cara memainkan instrumen reong menggunakan amplas. Kesimpulan dari karya ini adalah karya ini mengunakan tehnik baru dalam memainkannya yaitu menggunakan amplas dimana tehnik ini terinspirasi dari porses membersihkan gamelan. Selain itu, peran soundman sangat penting disini sebagai pengatur dinamika. Karya Sekunder ini diharapkan nantinya menjadi pijakan untuk karya-karya selanjutnya dan juga cara baru dalam memainkan reong pada karya ini bisa digunakan secara terus menerus.
Cite
CITATION STYLE
Gautama, G. P., & Sujayanthi, N. W. M. (2022). New Technique of Playing Reong into Musical Composition “Sekunder” | Teknik Baru Memainkan Reong Dalam Komposisi Karawitan “Sekunder.” GHURNITA: Jurnal Seni Karawitan, 2(2), 97–104. https://doi.org/10.59997/jurnalsenikarawitan.v2i2.420
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.