Optimalisasi Pemanfaatan Tanah Aset Pemerintah Kota Semarang di Kecamatan Banyumanik

  • Sundari M
  • Ma'rif S
N/ACitations
Citations of this article
79Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perkembangan kegiatan di Kota Semarang semakin meningkatkan intensifikasi penggunaan tanahpada kawasan pusat kota sekaligus perluasan lahan terbangun pada daerah-daerah pinggiran kota.Namun demikian masih terdapat beberapa bidang lahan aset daerah yang belum dimanfaatkan danbahkan hanya berupa tanah kosong. Studi ini berusaha menemukan bentuk pemanfaatan yangoptimal atas tanah aset daerah yang demikian dengan mempertimbangkan karakteristik tanah kajiandan lingkungan di sekitarnya dengan mengkaji 6 (enam) bidang tanah aset di Kecamatan Banyumanikyang dikategorikan sebagai tanah aset kosong oleh pemerintah daerah. Pada kenyataannya lahanlahankosong sedemikian rawan konflik dalam hal penguasaan maupun penggunaannya. Studi inimenggunakan pendekatan kualitatif untuk mengidentifikasi karakteristik tanah kajian dan pendekatankuantitatif untuk menemukan alternatif pemanfaatan tanah aset melalui analisis AHP. Studi inimenemukan bahwa bentuk pemanfaatan optimal untuk tanah aset kosong yang berada di kawasanpertumbuhan tinggi adalah (1) disewakan kepada pihak lain atau (2) digunakan untuk kegiatanpenghijauan dan budidaya ikan air tawar, sedangkan untuk tanah yang berlokasi di kawasanpertumbuhan rendah-sedang mencakup (1) pemanfaatan untuk mendirikan fasilitas umum, serta (2)usaha penghijauan dan pertanian.Kata kunci: pemanfaatan optimal, tanah aset pemerintah daerah

Cite

CITATION STYLE

APA

Sundari, M., & Ma’rif, S. (2013). Optimalisasi Pemanfaatan Tanah Aset Pemerintah Kota Semarang di Kecamatan Banyumanik. JURNAL PEMBANGUNAN WILAYAH & KOTA, 9(2), 163. https://doi.org/10.14710/pwk.v9i2.6532

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free