Sosialisasi Dugong dan Penyu Sebagai Hewan Laut Yang Dilindungi di SMK Negeri 1 Dakopemean, Kabupaten Tolitoli

  • Laheng S
  • Putri I
  • Putri D
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Habitat laut memiliki karakteristik seperti pantai berpasir, pantai berlumpur, hutan bakau, padang lamun, terumbu karang dan laut lepas. Karakteristik tersebut merupakan habitat untuk mencari makanan dan tempat asuhan untuk membesarkan anak bagi banyak spesies seperti dugong dan penyu. Kedua jenis hewan air ini adalah jenis dilindungi oleh pemerintah akibat jumlah populasinya terus mengalami penurunan. Upaya  untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang biota laut yang dilindungi yaitu melalui sosialisasi hewan laut dilindungi di SMK Negeri 1 Dakopemean. Kegiatan ini berlangsung berkisar 120 menit.  Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan wawasan serta kemampuan siswa tentang dugong dan penyu. Selain itu, upaya konservasi yang dapat dilakukan serta masukan atau ide-ide konservasi yang nanti kedepannya mampu direalisasikan.Kata kunci : dugong, hewan laut, penyu, perlindungan

Cite

CITATION STYLE

APA

Laheng, S., Putri, I. W., Putri, D. U., Darmawati, D., Aliyas, A., Akbar, Moh., … Darmadi, D. (2024). Sosialisasi Dugong dan Penyu Sebagai Hewan Laut Yang Dilindungi di SMK Negeri 1 Dakopemean, Kabupaten Tolitoli. Jurnal Cendekia Mengabdi Berinovasi Dan Berkarya, 2(2), 65. https://doi.org/10.56630/jenaka.v2i2.612

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free