GAMBARAN HISTOPATOLOGIS DAN KLINIS AYAM HERBAL SETELAH DIUJI TANTANG DENGAN VIRUS AVIAN INFLUENZA H5N1

  • Setiyono A
  • Bermawie N
N/ACitations
Citations of this article
20Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perubahan histopatologis dan klinis ayam herbal setelah ditantang dengan virus avian influenza (AI) H5N1. Seluruh ayam dibagi atas 3 kelompok perlakuan Kelompok kontrol, Kelompok I (I-1, I-2, dan I-3), dan Kelompok II (II-1, II-2, dan II-3). Masing-masing kelompok terdiri atas 15 ekor ayam sehingga jumlah seluruh ayam yang digunakan adalah 105 ekor. Ayam Kelompok I dan II masing-masing diberi herbal I (sambiloto, temu ireng, adas bintang, sirih merah) dan herbal II (sambiloto, adas bintang, sirih merah) selama 3 minggu sebelum ditantang virus. Ayam kelompok perlakuan secara keseluruhan tidak ada yang hidup hingga hari ke-8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 7 ekor ayam KII-3 (46,7%) masih hidup sampai hari ke-4 setelah uji tantang virus. Perubahan histopatologis sistem pernafasan ayam kelompok perlakuan menunjukkan pembendungan, edema, dan kerusakan sel epitel mukosa. Sistem limfoid juga menunjukkan pembendungan, deplesi folikel limfoid, dan fibrosis limpa dan bursa Fabrisius. Analisis imunohistokimia mengindikasikan partikel virus AI telah menyebar di organ atau jaringan sistem pernafasan dan sistem pertahanan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Setiyono, A., & Bermawie, N. (2014). GAMBARAN HISTOPATOLOGIS DAN KLINIS AYAM HERBAL SETELAH DIUJI TANTANG DENGAN VIRUS AVIAN INFLUENZA H5N1. Jurnal Kedokteran Hewan - Indonesian Journal of Veterinary Sciences, 8(1). https://doi.org/10.21157/j.ked.hewan.v8i1.1252

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free