Abstract
Artikel ini mendiskusikan beberapa pendekatan yang dapat dipergunakan dalam riset akuntansi. Akuntansi dapat menggunakan seluruh paradigma yang ada dalam pengembangan ilmu sosial. Terdapat empat paradigma yang didiskusikan disini: positivis, interpretif, kritis dan posmodernis. Dalam konteks Indonesia (bisa jadi juga di tempat lain), paradigma positivis masih menjadi primadona pilihan pendekatan riset dalam diskursus akuntansi. Dengan mengetahui dan memahami seluruh tawaran paradigma yang tersedia, peneliti dapat memilih paradigma mana yang terbaik dan paling cocok sesuai tujuan penelitiannya. Dengan pemahaman yang mendalam terhadap pilihan paradigma ini, berbagai hasil penelitian dalam pengembangan ilmu akuntansi menjadi lebih berwarna.Pada saat yang sama, kita dapat merayakan dalam terma ”mutually inclusive”
Cite
CITATION STYLE
Setiawan, A. R. (2011). Tinjauan Paradigma Penelitian: Merayakan Keragaman Pengembangan Ilmu Akuntansi. Jurnal Akuntansi Multiparadigma. https://doi.org/10.18202/jamal.2011.12.7128
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.