Abstract
Buku ini mengupas akar-akar korupsi dari sudut pandang filsafat dengan tujuan untuk mencegah dan kalau bisa melenyapkannya. Pada ranah filsafat buku ini dapat dianggap sebagai sebuah proyek filsafat transendental untuk memahami kondisi-kondisi kemungkinan (conditions of possibility) yang bersifat apriori (sebelum pengalaman), yang membuat manusia bertindak korup. Buku ini memiliki metode pendekatan serupa yang dilakukan Habermas dengan proyek teori komunikasinya, yakni menemukan kondisi-kondisi kemungkinan (conditions of possibility) yang bersifat apriori yang memungkinkan manusia berkomunikasi, dan proyek filsafat transendental Kant yang hendak menemukan kondisi-kondisi kemungkinan (conditions of possibility) dari pengetahuan manusia.
Cite
CITATION STYLE
Fernandes, S., & Lembunai, V. A. (2025). Filsafat Anti-Korupsi: Membedah Hasrat Kuasa, Pemburuan Kenikmatan, dan Sisi Hewani Manusia di Balik Korupsi. Perspektif, 20(2). https://doi.org/10.69621/jpf.v20i2.327
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.