Filsafat Anti-Korupsi: Membedah Hasrat Kuasa, Pemburuan Kenikmatan, dan Sisi Hewani Manusia di Balik Korupsi

  • Fernandes S
  • Lembunai V
N/ACitations
Citations of this article
34Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Buku ini mengupas akar-akar korupsi dari sudut pandang filsafat dengan tujuan untuk mencegah dan kalau bisa melenyapkannya. Pada ranah filsafat buku ini dapat dianggap sebagai sebuah proyek filsafat transendental untuk memahami kondisi-kondisi kemungkinan (conditions of possibility) yang bersifat apriori (sebelum pengalaman), yang membuat manusia bertindak korup. Buku ini memiliki metode pendekatan serupa yang dilakukan Habermas dengan proyek teori komunikasinya, yakni menemukan kondisi-kondisi kemungkinan (conditions of possibility) yang bersifat apriori yang memungkinkan manusia berkomunikasi, dan proyek filsafat transendental Kant yang hendak menemukan kondisi-kondisi kemungkinan (conditions of possibility) dari pengetahuan manusia.

Cite

CITATION STYLE

APA

Fernandes, S., & Lembunai, V. A. (2025). Filsafat Anti-Korupsi: Membedah Hasrat Kuasa, Pemburuan Kenikmatan, dan Sisi Hewani Manusia di Balik Korupsi. Perspektif, 20(2). https://doi.org/10.69621/jpf.v20i2.327

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free