KAJIAN POTENSI LIKUIFAKSI LAPISAN TANAH MENGGUNAKAN METODE KORELASI EMPRIS NILAI CSR DAN CRR

  • Tarigan R
N/ACitations
Citations of this article
60Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Indonesia merupakan negeri yang rentan akan terjadinya gempa bumi. Hal ini terjadi karena Indonesia terletak di antara lempeng Australia, lempeng Eurasia dan lempeng pasifik. Selain itu juga Indonesia merupakan gugusan gunung berapi di dunia sehingga termasuk dalam cincin api pasifik. Likuifaksi merupakan fenomena dimana tanah kehilangan banyak kekuatan (strength) serta kekakuannya (stiffness) dalam waktu yang pendek. Tanah berkontraksi pada saat timbulnya beban siklik yang terjadi akibat goncangan gempa, sehingga tekanan air pori meningkat mendekati ataupun melampaui tegangan normalnya. Agar bangunan stabil berdiri di atas permukaan tanah, maka lapisan tanah tersebut harus aman terhadap bahaya likuifaksi. Kajian potensi likuifaksi ini berdasarkan nilai faktor keamanan (FS) dengan dengan membandingkan nilai Cyclic Resistensi Ratio (CRR) yang merupakan tahanan atau kekuatan tanah terhadap terjadinya likuifaksi dengan nilai Cyclic Stress Ratio (CSR) yang merupakan tegangan geser yang timbul pada saat terjadinya gempa bumi. Nilai faktor keamanan (FS) terkecil yang diperoleh pada penelitian ini di bore hole 3 (BH3) pada lapisan 7.50 – 10.00 dengan dengan nilai FS = 1.241 > 1 pada magnitude 8,5 SR. Nilai faktor keamanan (FS) lapisan tanah tersebut sudah mendekati ambang batas aman, meskipun masih aman terhadap bahaya likuifaksi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Tarigan, R. (2022). KAJIAN POTENSI LIKUIFAKSI LAPISAN TANAH MENGGUNAKAN METODE KORELASI EMPRIS NILAI CSR DAN CRR. Jurnal Darma Agung, 30(1), 1. https://doi.org/10.46930/ojsuda.v30i1.1404

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free