Studi Pendahuluan: Pengaruh Krioprotektan yang Berbeda terhadap Persentase Kerusakan dan Penetasan Embrio Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus)

  • Mukti A
  • Hartri Eka S
  • Hastuti Satyantini W
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
21Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh krioprotektan yang berbeda dalam kriopreservasi embrio terhadap persentase kerusakan dan penetasan embrio ikan lele dumbo (Clarias gariepinus). Embrio ikan lele pada fase gastrula diberi perlakuan larutan dimethyl sulfoxide (DMSO), propylene glycol (PG), madu, dan kombinasinya dengan konsentrasi 5% untuk masing-masing perlakuan. Embrio disimpan pada suhu 4 dan 0ºC, masing-masing selama 30 menit, 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 jam. Thawing embrio dilakukan pada suhu 28ºC. Selanjutnya, embrio diinkubasi dalam akuarium pada suhu 28ºC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan krioprotektan dalam kriopreservasi embrio fase gastrula memberikan perbedaan kerusakan dan penetasan embrio ikan lele pada lama waktu penyimpanan yang berbeda. Persentase kerusakan embrio meningkat seiring dengan lama waktu penyimpanan dan suhu penyimpanan yang berbeda. Kombinasi larutan krioprotektan DMSO dan madu serta PG dan madu menunjukkan persentase kerusakan embrio yang lebih rendah dan persentase penetasan embrio yang lebih tinggi dibandingkan perlakuan krioprotektan lainnya (p<0,05).

Cite

CITATION STYLE

APA

Mukti, A. T., Hartri Eka, S., Hastuti Satyantini, W., & Shofy Mubarak, A. (2020). Studi Pendahuluan: Pengaruh Krioprotektan yang Berbeda terhadap Persentase Kerusakan dan Penetasan Embrio Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus). Journal of Aquaculture and Fish Health, 9(3), 214. https://doi.org/10.20473/jafh.v9i3.16562

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free