Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian fitobiotik minyak buah merah terhadap persentase karkas dan meat bone ratio ayam kampung super yang diaplikasikan dalam air minum sabagai bahan untuk meningkatkan produktivitas ayam kampung super. Penelitian ini menggunakan rancangan acak legkap pola searah dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan, setiap ulangan terdiri dari 5 ekor DOC sebagai unit percobaan. Perlakuan terdiri dari kontrol negatif, 2,5 % minyak buah merah, 2,5% fitobiotik nanoenkapsulasi minyak buah merah, 5 % fitobiotik nanoenkapsulasi minyak buah merah, dan 10% fitobiotik nanoenkapsulasi minyak buah merah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian fitobiotik nanoenkapsulasi minyak buah merah tidak perpengaruh nyata (P>0,05) terhadap persentase karkas. Sedangkan hasil analisis data terhadap meat bone ratio berpengaruh nyata (P<0,05). Hasil uji lanjut DMRT menunjukkan bahwa P2 (2,5% fitobiotik nanoenkapsulasi minyak buah merah) berbeda nyata (P 0,05) dengan P0 (tanpa perlakuan fitobiotik nanoenkapsulasi minyak buah merah). Perlakuan terbaik dengan rataan meat bone ratio tertinggi yaitu P2 dengan pemberian fitobiotik nanoenkapsulasi minyak buah merah 2,5%.
Cite
CITATION STYLE
Saputri Anjar Wati, Nani Zurahmah, & Bangkit Lutfiaji Syaefullah. (2020). Penggunaan Fitobiotik Nanoenkapsulasi Minyak Buah Merah untuk Meningkatkan Persentase Kerkas dan Meat Bone Ratio Ayam Kampung Super di Kabupaten Manokwari. Prosiding Seminar Nasional Pembangunan Dan Pendidikan Vokasi Pertanian, 1(1), 214–222. https://doi.org/10.47687/snppvp.v1i1.140
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.