Abstract
Seiring dengan meningkatnya populasi penduduk dan industri saat ini memacu terjadinya pencemaran air yang mengakibatkan penurunan kualitas air dan makhluk hidup yang ada didalamnya. Telah banyak penelitian yang membuktikan adanya pencemaran logam berat pada biota laut, terutama kerang dan ikan. Akumulasi logam berat pada organ dan daging ikan dapat terjadi karena adanya kontak antara media yang tercemar dengan ikan sehingga terjadi pemindahan zat kimia dari lingkungan air ke dalam atau permukaan tubuh ikan yang secara terus menerus, dalam jangka waktu lama dapat mencapai jumlah yang membahayakan kesehatan manusia. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya penurunan kadar logam berat pada ikan yang sering dikonsumsi oleh manusia, salah satunya dengan melaksanakan sosialisasi. Upaya yang secara mudah dapat dilakukan oleh masyarakat dalam mengurangi cemaran logam berat yaitu dengan metode maserasi atau perendaman dengan asam sitrat dan blimbing wuluh yang telah terbukti mampu mengurangi kadar logam berat pada ikan segar dengan minimal waktu perendaman yaitu 30 menit.
Cite
CITATION STYLE
Hardani, P. T., Intan Ayu Kusuma Pramushinta, & Ira Purbosari. (2022). PENYULUHAN PEMANFAATAN BELIMBING WULUH (OREOCHROMIS MOSSAMBICUS DAN ASAM SITRAT UNTUK MENGURANGI CEMARAN LOGAM BERAT PADA IKAN. PANCASONA, 1(1), 23–28. https://doi.org/10.36456/pancasona.v1i1.6153
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.