Abstract
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan perkembangan kinerja PDAM dari aspek keuangan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri No 47 Tahun 1999. Teknik analisis data adalah suatu cara yang digunakan untuk mengolah data hasil penelitian dalam rangka membuktikan hipotesis. Setelah data yang dikumpulkan dalam penelitian ini terkumpul maka data tersebut harus dianalisis agar masalah dalam penelitian terpecahkan dan tujuan penelitian tercapai. Penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif non-statistik. Dari hasil penilaian terhadap kinerja keuangan PDAM Kota Makassar tahun 2014-2017 didapatkan 1) Kinerja keuangan dari tahun 2014-2017 adalah baik. Kinerja keuangan dengan nilai tertinggi (50) berada di tahun 2015 sedangkan nilai terendah tahun 2014 yaitu (37), dan pada tahun 2016 kinerja keuangan sebesar (45) dan tahun 2017 kinerja keuangan sebesar (41). 2) Secara keseluruhan dari 10 (sepuluh) indikator ada 5 (lima) indikator yang sudah baik kinerjanya yaitu rasio utang jangka panjang terhadap ekuitas, rasio total aktiva terhadap total utang, rasio aktiva produktif terhadap penjualan air, jangka waktu penagihan piutang, dan efektivitas penagihan, rasio biaya operasi terhadap pendapatan operasi, rasio laba operasi sebelum biaya penyusutan terhadap angsuran pokok dan bunga jatuh tempo. 3) Sedangkan Indikator yang memerlukan perhatian adalah rasio aktiva lancar terhadap utang lancar.
Cite
CITATION STYLE
Sari, R. (2023). Analisis Kinerja Keuangan pada Perusahaan Daerah Air Minum Kota Makassar. Jurnal Bisnis Dan Kewirausahaan, 11(3), 311–324. https://doi.org/10.37476/jbk.v11i3.3811
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.