KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA MAMASA DAN MANDAR MELALUI AKULTURASI DALAM PROSES PERNIKAHAN DI KECAMATAN TANDUKKALUA KABUPATEN MAMASA

  • Tia S
  • Syaeba M
  • Masyhadiah M
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Komunikasi antara budaya Mamasa dan Mandar melalui akulturasi dalam proses pernikahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengeksplor fenomena-fenomena yang tidak dapat dikualitatifkan yang bersifat deskriptif. Jenis penelitian adalah penelitian lapangan (field research).Komunikasi antara budaya Mamasa dan Mandar melalui Akulturasi dalam proses pernikahan berjalan dengan baik ketika melalui interaksi yang baik pula, dimana pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh penerima pesan. Hasil penelitian yang menunjukkan bahwa pernikahan beda etnik mamasa dan etnik mandar yang mereka lakukan telah mengantar mereka dalam proses sosial (akulturasi budaya). Faktor pendukung komunikasi antara budaya mamasa dan mandar melalui akulturasi dalam proses pernikahan, yakni faktor komunikasi, lingkungan, dan pembawaan individu.

Cite

CITATION STYLE

APA

Tia, S., Syaeba, M., & Masyhadiah, M. (2023). KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA MAMASA DAN MANDAR MELALUI AKULTURASI DALAM PROSES PERNIKAHAN DI KECAMATAN TANDUKKALUA KABUPATEN MAMASA. Journal Peqguruang: Conference Series, 5(2), 651. https://doi.org/10.35329/jp.v5i2.4651

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free