Penggunaan bibit unggul “Bima” tanaman kangkung darat selama masa kemarau di Desa Lubuk Seberuk

  • Hafidz R
  • Haryani
  • Nurani D
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Cekaman kekeringan merupakan salah satu faktor penghambat  pertumbuhan  kangkung  (Ipomoea Reptans Poir). Musim kemarau ini menyebabkan tanaman kangkung tumbuh kerdil akibat kualitas air yang kurang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk agar benih unggul tanaman kangkung darat tetap berkualitas meski di musim kemarau. Hasil kegiatan diketahui tanaman dapat tumbuh dengan subur berdasarkan pengukuran daun dan batangnya, kendati penanaman di musim panas. Rangkaian pengabdian kepada komunitas petani ini merupakan salah satu program mendukung Gerakan SUMSEL Mandiri Pangan (GSMP). Diharapkan para petani dapat memanfaatkan bibit unggul untuk meningkatkan produksi tanaman kangkung sehingga tidak ketergantungan dengan sayuran dan makanan impor.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hafidz, R., Haryani, Nurani, D., I.E Habibi, N., Wahyudi, A., Delfi Riana, S., … Ghiffari, A. (2023). Penggunaan bibit unggul “Bima” tanaman kangkung darat selama masa kemarau di Desa Lubuk Seberuk. Kemas Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 46–51. https://doi.org/10.31851/kemas.v1i2.13129

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free