Analisis kemampuan lahan sebagai arahan penggunaan lahan dengan pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (SIG) di Kabupaten Nganjuk

  • Cholidah N
  • Masruroh H
N/ACitations
Citations of this article
60Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

The diversity of topography and soil conditions in Nganjuk has an effect on land use, but land use that is not in accordance with the land capability of an area will cause damage, therefore it is necessary to analyze the land capability of an area so that land use in an area can be directed in accordance with the capability of the land owned, land capability assessment and analysis of land use directions can use Geographic Information System technology. This study aims to determine the land capability in Nganjuk and formulate land use directions so that land use is in accordance with the land capability of Nganjuk. The analysis carried out in this research is using descriptive spatial analysis which is used to determine the land capability class. The research design in this study is to perform an overlay analysis with several base maps, including land use maps, slope maps, and soil maps using ArcGis 10.8 software. Then from the results of the overlay of the three maps, an assessment of the land capability class is carried out and then from the results of the land capability class it can be determined the direction of land use in accordance with the land capability owned. The results of this study indicate that the land capability class in Nganjuk is divided into 9 classes, including II-d1, II-d3, III-l2e2, III-l3e2, III-l3d3, IV-l4e2, VII-l5e3, and VIII-l6e3. Each of these classes has a different direction on land use. Land units that have land capabilities of class II-d1 and II-d3 have land use directions as agricultural land, land units with land capabilities of class III-d3e2, III-l2e2 and III-l3d3 as production forest, and class III-l3e2, IV- l4e2, VII-l5e3, and VIII-l6e3 as protected forest. Keberagaman kondisi topografi dan kondisi tanah di Kabupaten Nganjuk berpengaruh terhadap penggunaan lahannya, namun penggunaan lahan yang tidak sesuai dengan kemamapuan lahan yang dimiliki suatu wilayah akan menyebabkan kerusakan, oleh karena itu perlu dilakukan analisis terhadap kemampuan lahan suatu wilayah agar penggunaan lahan di suatu wilayah dapat diarahkan sesuai dengan kemampuan lahan yang dimiliki, penilaian kemampuan lahan dan anlisis arahan penggunaan lahan tersebut dapat menggunakan teknologi Sistem Informasi Geografis. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menentukan kemampuan lahan di Kabupaten Nganjuk dan menurumuskan arahan penggunaan lahan agar penggunaan lahan sesuai dengan kemampuan lahan yang dimiliki Kabupaten Nganjuk. Analisis yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan analisis deskriptif spasial yang digunakan menentukan kelas kemampuan lahan. Rancangan penelitian dalam penelitian ini adalah dengan melakukan anlisis overlay dengan beberapa peta dasar, antara lain adalah peta penggunaan lahan, peta lereng, dan peta tanah menggunakan software ArcGis 10.8. Kemusian hasil overlay dari ketiga peta tersebut dilakukan penilaian kelas kemampuan lahan dan selanjutnya dari hasil kelas kemampuan lahan tersebut dapat ditentukan arahan penggunaan lahan yang sesuai dengan kemampuan lahan yang dimiliki. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kelas kemampuan lahan di Kabupaten Nganjuk terbagi menjadi 9 kelas, antara lain II-d1, II-d3, III-l2e2, III-l3e2, III-l3d3, IV-l4e2, VII-l5e3, dan VIII-l6e3. Masing-masing dari kelas tersebut memiliki arahan yang berbeda pada penggunaan lahannya. Satuan lahan yang memiliki kemampuan lahan kelas II-d1 dan II-d3 memiliki arahan penggunaan lahan sebagai lahan pertanian, satuan lahan dengan kemampuan lahan kelas III-d3e2, III-l2e2dan III-l3d3 sebagai hutan produksi, dan kelas III-l3e2, IV-l4e2, VII-l5e3, dan VIII-l6e3 sebagai hutan lindung.

Cite

CITATION STYLE

APA

Cholidah, N. N. Z., & Masruroh, H. (2021). Analisis kemampuan lahan sebagai arahan penggunaan lahan dengan pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (SIG) di Kabupaten Nganjuk. Jurnal Integrasi Dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S), 1(11), 1167–1181. https://doi.org/10.17977/um063v1i11p1167-1181

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free