Abstract
Riset ini menjelaskan mengenai kegiatan eksplorasi antariksa merupakan kegiatan yang telah dilakukan oleh negara adidaya jauh ketika Perang Dingin sedang berlangsung, yaitu pada tahun 1950. Di mana, kegiatan eksplorasi antariksa menimbulkan masalah baru yaitu sampah antariksa, yang merupakan hasil dari kegiatan eksplorasi antariksa yang dilakukan oleh negara tanpa adanya pertanggungjawaban ketika satelit sudah tidak aktif. Salah satu kontribusi Uni Eropa untuk menangani permasalahan sampah antariksa adalah dengan menyusun European Space Policy. European Space Policy tidak hanya meliputi terkait penanganan sampah antariksa, melainkan pula bagaimana untuk meningkatkan pengaruh Uni Eropa di dunia. Berdasarkan hasil riset yang telah dilakukan, implementasi European Space Policy telah dilakukan oleh Uni Eropa, baik melalui ESA sebagai organisasi internasional yang berfokus kepada eksplorasi antariksa maupun melalui negara-negara yang terletak di Eropa. Bentuk implementasinya dilakukan melalui hukum nasional serta program-program yang telah dijalankan
Cite
CITATION STYLE
Prasetyanto, E. R., & Sidik, H. (2022). Kebijakan Uni Eropa dalam Menangani Sampah Antariksa. Padjadjaran Journal of International Relations, 4(1), 20. https://doi.org/10.24198/padjir.v4i1.33825
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.