PRINSIP KESOPANAN DALAM TINDAK TUTUR TRANSAKSI JUAL BELI DI PASAR MINGGUAN DESA TEBABAN KECAMATAN SURALAGA: KAJIAN PRAGMATIK

  • Wijaya H
N/ACitations
Citations of this article
76Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Komunikasi akan berjalan dengan baik dan lancar jika orang-orang yang di dalamnya memiliki pemahaman yang sama dengan apa yang dikomunikasikan. Tujuan penelitian ini meneliti prinsip kesopanan dalam bertindak tutur transaksi jual beli di Pasar Mingguan Tebaban. Metode penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pengamatan/observasi, cakap/wawancara, dan sadap/rekam, agar data dari percakapan antara peneliti dengan dengan penjual di Pasar Mingguan Tebaban ini lebih representatif. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan, peneliti menemukan bahwa dalam penerapan prinsip kesopanan lebih banyak dilanggar oleh calon pembeli dalam bertutur di dalam bertransaksi. Pertuturan yang wajar akan terbentuk jika penutur dan lawan tutur sama-sama menyadari bahwa ada kaidah-kaidah yang mengatur tindakannya. Teori prinsip kesopanan dengan berbagai maksim memberikan tuntunan kepada mitra tutur bagaimana bertutur secara sopan dan santun.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wijaya, H. (2019). PRINSIP KESOPANAN DALAM TINDAK TUTUR TRANSAKSI JUAL BELI DI PASAR MINGGUAN DESA TEBABAN KECAMATAN SURALAGA: KAJIAN PRAGMATIK. MABASAN, 13(1), 77–96. https://doi.org/10.26499/mab.v13i1.247

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free