SIKLUS TAHUNAN BUDAYA DAYAK DJONGKAKNG DI DUSUN JAMBU DESA SEMIRAU KECAMATAN JANGKANG KABUPATEN SANGGAU PROVINSI KALIMANTAN BARAT

  • Beni S
N/ACitations
Citations of this article
44Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian dilakukan di Dusun Jambu Desa Semirau Kecamatan Jangkang Kabupaten Sanggau dengan pendekatan kualitatif yang dilakukan melalui terjun langsung ke lapangan untuk melakukan wawancara dengan tetua adat setempat. Penelitian dilakukan untuk menggambarkan secara jelas siklus tahunan budaya Dayak Djongkakng, dimana kondisi saat ini para generasi muda sudah mulai melupakan tahapan siklus tersebut dan cenderung berfokus pada acara gawai sebagai bagian yang sangat ditunggu untuk berpesta. Siklus ini dimulai dari pemilihan lahan pertanian hingga sampai pada masa panen dan dilakukannya acara gawai sebagai ucapan syukur kepada Tuhan. Berdasarkan hasil wawancara, banyak generasi muda yang tidak mengetahui siklus tahunan budaya Dayak Djongkakng selama satu tahun dikarenakan: pengaruh perkembangan zaman yakni televisi, smartphone, media sosial dan tidak adanya kurikulum pendidikan muatan lokal terkait adat dan budaya lokal serta kesadaran generasi muda dalam keingintahuannya akan tradisi adat dan budaya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Beni, S. (2020). SIKLUS TAHUNAN BUDAYA DAYAK DJONGKAKNG DI DUSUN JAMBU DESA SEMIRAU KECAMATAN JANGKANG KABUPATEN SANGGAU PROVINSI KALIMANTAN BARAT. JURNAL PENELITIAN SEJARAH DAN BUDAYA, 6(2), 221–247. https://doi.org/10.36424/jpsb.v6i2.192

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free