UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN PADA EKSTRAK ETANOL DAUN KAKAO (Theobroma cacao L.) DENGAN PERBANDINGAN BERDASARKAN TEMPAT TUMBUH DENGAN METODE PEREDAMAN RADIKAL BEBAS DPPH

  • Salahuddin M
  • Maryam S
  • Tahir M
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kakao (Theobroma cacao L.) merupakan salah satu tanaman yang mengandung senyawa metabolit sekunder yaitu flavonoid, saponin dan tanin. Secara empiris daun kakao digunakan sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun kakao (Theobroma cacao L.) dengan perbandingan berdasarkan tempat tumbuh menggunakan metode peredaman radikal bebas DPPH (2,2-Difenil-1-Pikrilhidrazil) dengan parameter nilai IC50. Berdasarkan hasil yang diperoleh, hasil uji kualitatif menunjukkan adanya metabolit sekunder yang terkandung dalam esktrak etanol daun kakao seperti alkaloid, fenolik, flavonoid, saponin, dan tanin serta diperoleh nilai IC50 ekstrak etanol daun kakao daerah Jeneponto sebesar 24,658 µg/mL kategori sangat kuat, daerah Malino 59,742 µg/mL kategori kuat, serta Wajo 56,898 µg /mL kategori kuat dengan perbandingan baku pembanding yaitu kuersetin dengan nilai IC50 sebesar 1,882 µg/mL kategori sangat kuat. keyword: Theobroma cacao L., antioksidan, IC50;

Cite

CITATION STYLE

APA

Salahuddin, M. A., Maryam, St., & Tahir, M. (2024). UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN PADA EKSTRAK ETANOL DAUN KAKAO (Theobroma cacao L.) DENGAN PERBANDINGAN BERDASARKAN TEMPAT TUMBUH DENGAN METODE PEREDAMAN RADIKAL BEBAS DPPH. Makassar Pharmaceutical Science Journal (MPSJ), 2(2), 365–373. https://doi.org/10.33096/mpsj.v2i2.268

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free