Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana respon masyarakat terhadap kebijakan vaksin Covid-19 yang dilakukan oleh pemerintah dalam membentengi diri terhadap penularan virus Covid-19 di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan Q-DAS (Qualitative Data Analysis Software) selain itu dalam penelitian ini sumber data diambil dari 2 Media Berita Nasional yang berbeda dengan jumlah 31 yang terdiri dari 15 berita dari Detik.com dan 16 berita dari Kompas.com. Selain dari media berita sumber data penelitian ini juga diambil melalui website dan jurnal yang berkaitan dengan penelitian penulis. Pemberian kebijakan vaksin yang dilakukan oleh pemerintah merupakan solusi yang dianggap paling tepat untuk masyarakat dalam memutus dan mengurangi rantai penularan Covid-19 akan tetapi terdapat beberapa masyarakat yang menolak dengan kebijakan tesebut. Media berita berperan penting untuk melihat berbagai alasan masyarakat yang siap dan menolak untuk divaksin setalah pemerintah menerapkan kebijakan vaksin Covid-19 di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan semakin tinggi tipe kelompok usia masyarakat Indonesia merespon siap untuk divaksin dan semakin rendah tipe kelompok usia masyarakat Indonesia semakin sedikit yang merespon siap untuk divaksin, adapun alasan masyarakat yang siap dan menolak untuk divaksin terbanyak merespon siap untuk divaksin dengan alasan kesadaran pribadi sedangkan respon terbanyak menolak untuk divaksin dengan alasan masyarakat merespon ragu terhadap keamanan vaksin
Cite
CITATION STYLE
HR, M. F., Suranto, & Sulaksono, T. (2023). ANALISIS RESPON MASYARAKAT TERHADAP KEBIJAKAN VAKSIN COVID-19 DI INDONESIA MELALUI MEDIA BERITA. Moderat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 9(2), 221–235. https://doi.org/10.25157/moderat.v9i2.2909
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.