Dari politik ke politiknya Allah

  • Sihombing S
N/ACitations
Citations of this article
18Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tulisan ini berfokus pada konteks perpolitikan di Indonesia, khususnya Pemilihan Presiden (Pilpres) yang akan terselenggara pada tahun 2024. Sisi yang coba dideskripsikan dan dianalisis adalah terkait memaknai politik (Pilpres 2024) tersebut dari perspektif 1 Samuel 8:4-9; 16:7, 11-13. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Prosesnya diawali dengan memberikan data sejarah ringkas yang berhubungan dengan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden sejak berlangsungnya pemilihan secara langsung oleh rakyat (2004) sampai saat ini. Lanjut kepada pemaparan peta perpolitikan di Indonesia sekarang, narasi-narasi politis yang dimunculkan baik oleh sisi kekuasaan dan juga sisi oposisi untuk melihat sumbangsihnya bagi kemajuan bangsa. Melalui proses itu terlihat jelas bahwa perpolitikan menuju Pilpres 2024 bertumpu pada politik manusia (politics). Sementara, melalui proses hermeneutika 1 Samuel 8:4-9; 16:7, 11-13 ditunjukkan bahwa suksesi kepemimpinan yang terjadi ada dalam tindakan politis-Nya Allah (Theopolitics). Dengan demikian, terjadi pergeseran makna dari “Politics” ke “Theopolitics.”

Cite

CITATION STYLE

APA

Sihombing, S. (2023). Dari politik ke politiknya Allah. Te Deum (Jurnal Teologi Dan Pengembangan Pelayanan), 12(2), 289–311. https://doi.org/10.51828/td.v12i2.236

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free