Kecenderungan Body Dysmorphic Disorder pada Remaja : Adakah peranan Self Acceptance?

  • Cahyaningrum A
  • Efendy M
  • Pratikto H
N/ACitations
Citations of this article
21Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Manusia memiliki kecenderungan untuk mencapai kesempurnaan, namun jika obsesi tersebut berfokus terutama pada pencapaian kesempurnaan fisik, hal ini dapat menyebabkan kecenderungan. Terlebih lagi, dengan kemajuan teknologi saat ini, dimana setiap individu bersaing untuk mengunggah dirinya melalui media sosial yang membuat individu menjadi kurang menerima atas apa yang individu tersebut miliki, fenomena ini dapat meningkatkan prevalensi gangguan kecenderungan body dysmorphic disorder. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self acceptance dengan kecenderungan body dysmorphic disorder. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif, hasil penelitian ini diuji dengan teknik analisis data spearman’s rho. Berdasarkan dari perhitungan analisis spearman’s rho diperoleh hasil bahwa nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tingkat self acceptance berpengaruh terhadap kecenderungan body dysmorphic disorder.

Cite

CITATION STYLE

APA

Cahyaningrum, A. A., Efendy, M., & Pratikto, H. (2024). Kecenderungan Body Dysmorphic Disorder pada Remaja : Adakah peranan Self Acceptance? JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia, 2(2). https://doi.org/10.30996/jiwa.v2i2.10569

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free