Kebijakan Pendidikan dan Hegemoni Kekuasaan (Studi Kasus Kebijakan Baru SBMPTN dan Kepentingan Politik Menjelang Pilpres 2019)

  • Indrayaningtias R
  • Yudho P
  • Fauzi A
N/ACitations
Citations of this article
37Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Negara memiliki kewenangan untuk membuat kebijakan-kebijakan mulai dari bidang politik, kesehatan, hingga bidang pendidikan. Kebijakan pendidikan 2019 oleh kemenristekdikti yaitu kebijakan mengenai seleksi SBMPTN 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara pembuatan kebijakan SBMPTN 2019 dengan kepentingan politik Jokowi menjelang pemilu 2019. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan dua jenis sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Data primer di dapatkan melalui observasi dan wawancara, subyek dari penelitian ini yaitu siswa-siswi SMAN 4 Sidoarjo yang sedang duduk di kelas XII dan tahun 2019 menjadi pemilih pemula. Dalam menganalisis fenomena yang ada penelitian ini menggunakan konsep hegemoni Antonio Gramsci.

Cite

CITATION STYLE

APA

Indrayaningtias, R., Yudho, P., & Fauzi, A. M. (2022). Kebijakan Pendidikan dan Hegemoni Kekuasaan (Studi Kasus Kebijakan Baru SBMPTN dan Kepentingan Politik Menjelang Pilpres 2019). SOSIETAS, 12(1), 75–84. https://doi.org/10.17509/sosietas.v12i1.48073

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free