Asuhan Keperawatan Gerontik Gangguan Mobilitas Fisik pada Ny. S dengan Stroke Hemiparesis Kanan Rumah Sakit Lansia “The Season” Jepang

  • Ali U
  • Kurniawan W
  • Septiani F
N/ACitations
Citations of this article
6Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Prevelensi stroke secara global menunjukan lebih dari 80 juta orang hidup dengan menderita stroke. Hemiparesisi merupakan kelemahan ekstremitas yang salah satunya dapat disebabkan oleh stroke. Lansia dengan stroke sering mengalami gangguan mobilitas fisik akibat hemiparesis. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas latihan Range of Motion (ROM) dalam meningkatkan kekuatan otot pada Ny. S, pasien lansia di Rumah Sakit "The Season", Jepang. Studi kasus deskriptif dilakukan pada lansia usia 88 tahun dengan hemiparesis kanan, afasia, dan demensia. Intervensi ROM pasif diberikan dua kali sehari selama tiga hari. Pengkajian menggunakan Manual Muscle Testing (MMT) dan observasi klinis. Hasil menunjukkan peningkatan kekuatan otot, serta penurunan kekakuan sendi. Pasien menunjukkan peningkatan partisipasi meskipun masih memerlukan bantuan. Latihan ROM terbukti memberikan dampak positif jangka pendek pada kekuatan otot dan mobilitas pasien stroke.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ali, U. S. F., Kurniawan, W. E., & Septiani, F. (2025). Asuhan Keperawatan Gerontik Gangguan Mobilitas Fisik pada Ny. S dengan Stroke Hemiparesis Kanan Rumah Sakit Lansia “The Season” Jepang. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 7(4), 197–206. https://doi.org/10.37287/jppp.v7i4.82

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free