Abstract
Integrasi pemikiran Islam dan peradaban Melayu menjadikan akulturasi dan asimilasi antara keduanya hingga melahirkan corak peradaban Melayu Islam baru yang memiliki karakteristik tersendiriyang berbeda dengan peradaban Islam di tempat lain. Dinamika pemikiran Islam di wilayah Melayu dari zaman ke zaman membentuk karakter peradaban Melayu yang Islami.Islam menjadi faktor pemersatu berbagai suku Melayu dan ´supra-identity´ lintas batas geografis, sentimen etnik, identitas kesukuan, adat istiadat dan tradisi lokal Melayu. Peradaban Melayu di masa lampau menjadi salah satu peletak dasar peradaban Asia Tenggara. Tidak bisa dipungkiri, peradaban yang kini berkembang di Indonesia, Malaysia dan Brunei, Singapura, Thailand Selatan, Filipina Selatan, Kamboja, Srilangka, hingga ke Madagaskar dan Afrika Selatan, adalah peradaban-peradaban yang tumbuh di atas landasan elemen- elemen budaya, yang sebagian atau hampir seluruhnya berasal dari tradisi kehidupan yang berasal dari budaya Melayu.
Cite
CITATION STYLE
Maryamah, M., Nabilla Zakiyah, A., Dwi Oktalena, D., Putri, S., & Mayang Sari, T. A. (2024). INTEGRASI PEMIKIRAN ISLAM DAN PERADABAN MELAYU. Jurnal Multidisipliner Bharasumba, 3(01), 29–39. https://doi.org/10.62668/bharasumba.v3i01.796
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.